Darimana Datangnya Kopi ?

Jenis kopi sangat banyak ragamnya, demikian pula bentuk dan teknik seduhannya. Layaknya sebuah ciri khas nusantara, pesona keberagaman tersebut menghasilkan citarasa yang sensasional dan memukau siapapun akan terpikat. Empat jenis kopi yang sangat banyak dibudidayakan adalah kopi Arabika (Coffea Arabica). Kopi Liberika (Coffea Liberica), Kopi Robusta (Coffea Cannephora), Kopi Excelsa (Coffea Dewevrei).

Namun yang berkembang secara komersial di Indonesia maupun Jawa Timur adalah kopi robusta dan kopi arabika, bahkan sekitar 70% jenis kopi yang bersedar di pasar dunia adalah kopi arabika, disusul jenis kopi robusta sebanyak 28%, dan sisanya adalah kopi arabika serta excelsa.
   
Para penikmat kopi lebih menghargai jenis kopi arabika dibanding jenis kopi lainnya. Faktor penentu mutu kopi selain jenisnya antara lain habitat tumbuh, teknik budidaya, penanganan pasca panen dan pengolahan biji.
   
Tanaman kopi yang pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1696 adalah kopi Arabika. Sampai dengan tahun 1875, jenis kopi ini merupakan satu satunya varietas yang ditanam di Indonesia, tetapi akibat serangan penyakit karat daun kopi yang terjadi sejak 1876, banyak tanaman kopi Arabika yang mengalami kematian, terutama pada tanaman yang ditanam dengan ketinggian dibawah 1.100 m dpl. Untuk mengganti kopi tersebut maka dimasukkan kopi jenis Liberika dan Robusta.
   
Pada tahun 2012 secara nasional terdapat tanaman kopi seluas 1.235.588 Ha, terdiri dari kopi Robusta seluas 942.074 Ha dan kopi Arabika seluas 293.514 Ha.
   
Faktor persyaratan tumbuh yang lebih dominan untuk tanaman kopi adalah ke-tinggian tempat dari permukaan laut. Tanaman kopi Arabika lebih cocok pada lokasi yang lebih tinggi, yaitu pada ketinggian 750-1500 dpl dengan suhu 15-18 derajat celcius, sedangkan kopi Liberika masih sedikit toleran untuk lokasi yang lebih rendah, yakni tumbuh di daerah 500-1500 dpl dengan suhu 17 sampai denga 201 derajat Celsius, sementara kopi Robusta lebih cocok di ketinggian 400-1000 dpl dengan suhu berkisar 18-24 derajat Celsius.(Sid)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar